Kriris global yang diawali pada tahun 2008 membawa dampak tersendiri  bagi perekonomian secara global. Krisis yang masih belum selesai hingga 2011 ini memberikan efek bagi banyak organisasi bisnis di berbagai negara, mulai dari kebangkrutan, pemecatan karyawan dan perampingan usaha. Semua keputusan yang diambil tentu didasarkan pada pertimbangan dari informasi yang terdapat dalam laporan keuangan.

Laporan keuangan yang terdiri dari neraca, laporan laba rugi, perubahan ekuitas dan laporan arus kas merupakan informasi yang sangat akurat, terpercaya, transparan dan tidak menyesatkan yang digunakan pemakai / pelaku bisnis sebagai alat pengambilan keputusan. Yang dapat menyusun laporan keuangan adalah orang orang yang ahli dan sangat mengerti tentang akutansi, yaitu akuntan.

Lingkungan bisnis banyak mengalami perubahan yang sangat signifikan. Perubahan pada kondisi persaingan yang semakin ketat dan semakin tidak masuk akal. Dalam kondisi seperti ini peranan akuntan semakin nyata, akuntan pada masa akan datang dituntut bukan hanya sebagai score keeper melainkan sebagai score player yaitu sebagai management partner. Akuntan tidak hanya mengerti aspek akutansi saja, tetapi juga aspek marketing, sumber daya manusia, teknologi informasi , dan aspek manajemen strategi.

Dewasa ini permasalahan korupsi semakin meningkat pesat. Di Indonesia, tindakan-tindakan korupsi terjadi dimana-mana, baik di pusat, di daerah mulai dari kota besar  sampai pelosok negeri, mulai dari pejabat pemerintah, swasta hingga tukang parkir. Korupsi adalah suatu perbuatan yang melanggarn hukum dan harus segera diberantas. Korupsi bila dibiarkan tumbuh terus menerus akan mendatangkan kehancuran ekonomi dan merusak sendi perekonomian seuatu bangsa.

Karena sistem dan prosedur akutansi yang ada pada instansi pemerintah, swasta dan publik sangat lemah dan ketiadaan sistem pengawasan intern yang tangguh, membuat maraknya korupsi di Indonesia. Kita harus belajar banyak dari negara panda, pemberantasan korupsi dengan hukuman yang berat dan dilaksanakan tanpa ampun dan konsisten, sehingga pelaku korupsi semakin hari semakin sedikit dan akhirnya terciptalah clean and good government yang diharapkan oleh suatu bangsa.

Salah satu alat pencegah korupsi, yaitu transparansi informasi. Kehadiran akuntan sangatlah berperan dalam pemberitaan informasi akuntansi atas laporan keuangan agar dapat meningkatkan transparansi di sektor publik. Akuntan disamping menyajikan informasi transparan juga harus menyusun sistem dan prosedur akuntansi pada instansi pemerintah, swasta dan publik, agar semua transaksi kegiatan usaha harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, jangan menyelesaikan dengan cara sendiri.

Peranan akuntan sangat bermanfaat dan dibutuhkan instansi pemerintah, swasta dan publik dalam hal pemberitaan informasi keuangan yang akurat, transparan dan tidak menyesatkan yang dapat digunakan para pemakai / pelaku bisnis sebagai alat pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Makin banyak akuntan yang masuk dalam instansi pemerintah, swasta dan publik, makin sedikit pelaku korupsi, karena semua informasi yang tersajikan menjadi transparan, peluang / kesempatan korupsi semakin tertutup.

sumber: persatuan wartawan Indonesia

Oleh : Anwardy Koesman SE,SH,MM, NKP